Postingan

Pindah

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim

Pindah.
4 tahun lalu, tanah ini begitu asing, begitu menyeramkan bagiku.
Pindah dari kota kelahiran ke tanah yang tidak aku ketahui.
Aku menyebutnya tanah rantau. Tanah yang kemudian kupilih dan aku berusaha mencintainya.
Bintaro, butuh waktu satu semester bagiku untuk berdamai bahwa aku harus bertahan dan betah. HARUS.
Butuh waktu tiga semester untuk mengutak-atik kamarku hinga benar-benar menjadi tempat yang super duper nyaman.



Benar, cinta tumbuh karena terbiasa. Bintaro yang menyeramkan lambat laun menjadi tempat yang nyaman. Sangat nyaman malah dan saat ini menjadi zona nyamanku.
Bintaro benar-benar rumah kedua setelah Surabaya. Ada orang-orang terkasih dan tersayang yang ada disini. Ada tempat-tempat yang punya alasan untuk dikunjungi. Ada keluarga yang memang tak sedarah tetapi memiliki ikatan batin yang baik.
Kemarin, barulah aku menyadari. Pindah itu sulit. Bukan, bukan perihal biaya. Tetapi adalah perihal meninggalkan hal yang telah membekas di hati.…

Anak-Anak

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Tadi di jalan tiba-tiba kepikiran nama anak.
Sebenernya udah dari lama, nanti kalau punya anak laki-laki, ingin kasih nama Abdullah dan atau Abdurrahman, walau nama panjangnya belum terpikir.

Mengapa?

Nama Abdullah dan Abdurrahman berdasarkan hadits yang diriwayatkan Muslim dalam Kitab Shahihnya dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, إِنَّ أَحَبَّ أَسمَائِكُمْ إِلَى اللَّهِ عَبدُاللَّهِ وَ عَبدُ الرَّحْمَنِ “Sesungguhnya nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman.” (HR. Muslim no. 2132) Karena nama tersebut adalah nama terbaik, sampai-sampai di kalangan para sahabat terdapat sekitar 300 orang yang bernama Abdullah. sumber: muslimah.or.id -------------------------------
Nah kalau punya anak perempuan ingin kasih nama Azizah Abida Hanifah dan atau Hafshah Abida Hanifah.

Mengapa Azizah dan Hafshah? Suka banget sama kedua nama itu.

Azizah. Suka banget…

Kalau dipikir-pikir

Gambar
Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Sejak pulang latsar, udah banyak yang berubah
*ngomong-ngomong latsar, kadang kangen ya disuruh lompat kodok.
Diantara hukuman fisik lainnya, lompat kodok tuh paling enak hehe

Nah balik lagi ke berubah
Ruangan pindah ke P2
Adik PKL nya ganti
Gedung B1 juga udah dioperasikan lebih baik



Berubah.
Bukankah hidup itu begitu dinamis sehingga perubahan adalah hal yang selalu terjadi?

Kalau dipikir-pikir, kenapa dulu aku ga daftar STAN tahun 2013, kini aku menemukan jawabannya.

Karena jadi angkatan 2013 yang artinya lulus tahun 2016 ga bisa milih instansi. Bersyukur banget tahun 2017 bisa pilih instansi. Dan bukankah kesenangan yang dibayar adalah hal yang begitu menyenangkan?

Inget dulu ada isu-isu kalau gaji BPPK termasuk yang terendah di Kemenkeu, trus aku mikir, kok ga masalah ya buat aku? Yang penting kerja sesuai passion dan keinginan. Lalu aku melihat slip gajiku, "nah jadi rendahnya aja segini?"

Dan mungkin b…
Dulu, ketika saya telah sudah memilih sesuatu dan mantap serta berharap itu yang terbaik, saya tetap istikharah.

Tapi entah kenapa, waktu itu terasa berat membaca doa istikharah di bagian:

وإن كنت تعلم أن هذا الأمر شر لي في ديني ومعاشي وعاقبة أمري فاصرفه عني واصرفني عنه واقدر لي الخير حيث كان ثم رضني به

"Ya Allah, jika engkau Mengetahui bahwa perkara ini buruk bagiku dalam agamaku, penghidupanku, dan buruk akibatnya pada urusanku, maka jauhkanlah ia dariku, dan jauhkanlah aku darinya, dan jadikanlah yang terbaik bagiku dimanapun aku berada, dan jadikan aku ridha dengannya"

Bagaimana gak berat, minta dijauhkan dari sesuatu yang saya pilih sendiri bahkan saya cita-citakan?

Beberapa waktu kemudian saya sadar bahwa ketika itu saya terlalu yakin bahwa pilihan saya pasti yang terbaik, dan khawatir Allah memilihkan bukan seperti yang saya pilih. Padahal di awal saya sudah berdoa:

وتعلم ولا أعلم وأنت علام الغيوب

"Engkau mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha…

Salma

Gambar
"Trus sekarang Salma dimana?" Tanya mas Radit kepadaku

"Salma?" Aku kaget dan menerka-nerka, siapa Salma?

"Oh.. Salma! Salma...dia ada di buku ini" jawabku


"Hah? maksudnya?" Mas Radit terlihat bingung

"Iya mas, Salma juga ikut nulis buku itu, lihat deh di halaman 280, tadi pagi aku baca tulisannya, dan yap, keren banget, aku merinding"

Siang ini, seorang pegawai jurusan Akuntansi yang kepo dengan tulisanku menanyakan tentang Salma, gadis yang aku tuliskan dalam sebuah karya yang akhirnya, dengan izin Allah, bisa dibukukan.

"Salma di UI?"
"Engga mas, di Kedokteran UNAIR"
"Oh..jadi maksud mas Radit dimana itu, Salma sekarang ada dimana" baru ngeh.




Salma, seseorang yang aku kenal dari 10 tahun yang lalu, yang datang ke kehidupanku setelah ia kehilangan ibunya untuk selamanya.

Aku ingat sekali saat itu, "Rahma, kita berteman ya?" kata dia di suatu siang setelah shalat dhuhur.

Aku tahu mengapa dia men…

Bapak-Ibuk

Gambar
Sejam telah berlalu
dan aku ingin mengucapkan rasa syukur
Feel much better
hari ini ada dua temen yang dikirim oleh Allah untuk membuatku merasa lebih baik
Alhamdulillah

Ternyata masih banyak banget lho orang dan temen khususnya yang sayang sama kita
dan mereka sayang dengan tulus tanpa embel-embel

Dan hari ini dikasih Allah kesempatan buat ketemu gadis-gadis kecil di sini


haha kalau inget-inget lagi pertanyaan dan perkataan mereka, lucu-lucu banget
"kak, kalau pakai jilbab tapi lengan bajunya pendek, boleh?" "kakak, nomer HP nya berapa?" "kakak, jangan pulang dulu, kita selamanya aja disini" lalu dalam hati "hah? selamanya?" wkwk "eh aku dulu dong yang ngomong" "yey...ayo foto"
padahal ya sebelumnya ga kenal, cuma karena lagi ketemu disana aja dan SKSD sama mereka trus jadi akrab, haha
nah jadi anak kecil tuh bahagia banget ya lucu, spontan, ga ada sedihnya kalau jatuh, bisa dengan mudah bangkit lagi
trus kalau ngeliat merek…

Bertahan

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Alhamdulillah Allah baik banget
disaat sepertinya aku telah merusak hidupku sendiri sampai hancur, Allah tunjukkan orang lain yang punya masalah jauh lebih besar, dia datang kepadaku, untuk didengar.

Aku tahu mungkin aku ga punya solusi untuk masalahnya, tetapi, aku tahu setiap orang yang punya masalah mungkin akan merasa lebih baik ketika ada orang lain yang mendengar dia.

"Ma kosmu dimana? aku jalan ketempatmu ya"

Dia datang dengan wajah berbeda, wajah yang benar-benar berbeda.

"Ma, ini semua sulit diceritain, aku dateng kesini karena aku capek nangis terus di kosan"

Dia sulit bercerita, sulit menemukan mengapa.
Dan akhirnya dia menceritakan satu per satu.
Dan yang aku tangkap dibalik ceritanya "...Kamu tau ngga? setelah denger ceritamu tadi, aku ngerasa Allah sayang banget sama kamu, inget, Allah ga akan menguji seseorang di luar batas kemampuan orang tersebut."

Seketika air mata keluar …