tangis


Ketika ada seorang disekitarku yang menangis,aku selalu ingin berkata bahawa Hidup ini terlalu indah untuk ditangisi.

Memang,hidup ini terlalu indah. Bahkan untuk sejenak mengerti perasaan orang lain. Mungkin kata kataku memang mudah untuk dilontarkan. Toh pada kenyataannnya aku juga sulit untuk mengerem diriku sendiri untuk tidak menangis.

Ini adalah tentang aku. Tentang aku yang lemah. 

Kadang aku membenci diriku sendiri. Disaat aku benar benar dalam keadaan sulit,aku selalu ingin semua orang mendengar ceritaku. Mendengar keluh kesah ku. Bahkan aku tak memberikan mereka kesempatan untuk sekedar bertanya. Aku terus bercerita seolah olah hal tersebut akan membuat mereka empati kepadaku.

Namun ketika orang lain dalam keadaan yang sulit,aku bukanlah pendengar yang baik. Aku tidak bisa mengatakan hal hal yang akan menguatkan mereka. Aku tak pandai merangkai kata untuk membesarkan hati mereka. Dan aku hanya bisa duduk,mendengar dan tidak berkata apa apa.

Aku ingin, ingin menjadi seseorang yang dapat menguatkan orang lain. Aku ingin,ingin seseorang merasa nyaman jika bercerita kepadaku.

Namun inilah aku. Inilah kekurangan yang aku miliki. Dan pada akhirnya aku sadar bahwa setiap manusia diciptakan dengan karakter yang berbeda. Adalah mereka yang puitis yang mampu melakukan hal hal yang ingin ku lakukan tersebut.

Saat ini,adalah cukup bagiku untuk dapat mendengar. Belajar mengerti perasaan mereka. Belajar peka terhadap apa yang merek rasakan. Dan belajar mendengar kata hati mereka

Comments

Popular Posts