Skip to main content

Final S2EC 2010 :DD

Pagi hari di smala, 24 April 2010

datang dengan baju batik spensix ;) , final s2ec belum dimulai. peserta yang datang masih aku-kania dan ovi-temennya.
waktu menunjukkan pukul 6 pagi, aku duduk duduk di pos satpam sambil membayangkan kalau tahun depan aku bakal nunggu jemputan disini :DD
ada mas rifqy alfian datang sambil senyum senyum
kania "he ma,iku kan mas yang kemaren di ruang tawar menawar se"
"iyo,kenapa?"
"mas e lho senyum senyum,berarti hari ini dia mau berbuat jahat sama kita"
"kok iso?"
"minggu wingi pas penyisihan lho ngono"
seperti minggu lalu,aku tidak belajar. hanya mengandalkan tontonan tv dan bacaan koran

kami diiring ke lapangan utara, duduk di bawah terop. Disana aku lihat dedy dengan hidungnya yang mancung. aku juga lihat piala piala yang ditaruh di pendopo.
akhirnya ada mas mas yang minta diikuti. masnya menggiring kami ke ruang yang sekarang terbelah menjadi ruang X3 dan X4. sambil nggiring kami,mas itu bilang
"piala piala itu nanti akan ada ditangan kalian, hanya tinggal selangkah lagi dek"

babak pertama
cerdas cermat, ruangannya kayak bioskop. dilihat banyak panitia. Ada kakak kelas spensix juga :DD
yang bacaain soal soalnya mbak vivin kakak gen :DD
disebelah mbak vivin ada pak chamdi.
pertanyaan rebutan, kelompokku paling payah. di babak ini siapa yang nilainya udah 10000 boleh menuju babak selanjutnya. dan kelompokku keluar ruangan paling akhir. hahahahahha

babak kedua
who wants to be millioner
lagi lagi mas rifqy alfian, disebelahnya ada mas arya ardiansyah.
pertanyaannya lebih mudah dari cerdas cermat. dibabak ini nilainya berlipat. jadi di soal pertama nilai 500, soal kedua nilai 1000, soal ketiga 3000. berhenti dipotong 10%. salah dipotong 50%.
nah, bodohnya, ketika nilai sudah mencapai 16000. bayangin udah 16000, ada pertanyaan yang gak tau jawabannya. kalau gak salah film apa gitu dapat penghargaan oscar berapa?
karena tidak berpikir panjang dan pingin dapat 32000, akhirnya menjawab jawaban yang salah dan poinnya tinggal 8000

babak ketiga
sudah ditunggu mbak bestari yang sedang baca novel
disini, mbaknya punya 3 pertanyaan  yang ada 5 clue setiap pertanyaan.
setiap clue yang dibuka, akan mengurai poin,dan poinnya berlipat.

pertanyaan pertama:
clue 1: bencana
kania"yo akeh pek,bencana opo iki? alam ta buatan?"
clue 2: korban lebih dari 1000
aku"tsunami aceh lebih dari 1000, gempa yo akeh dari seribu"
clue 3: di luar indonesia
*speechless*
clue 4: terjadi tahun 1980-an
"durung lahir men"
clue 5: lupa
pada akhirnya kami menjawab ledakan bom,mboh nang ndi

pertanyaan kedua
clue 1:candi
"akeeeeeeeeeeeeeeeeeeh,candi opo iki"
clue 2:buddha
--"
clue 3: terletak di kamboja
tambah gak ngerti
clue 4 dan 5 lupa
pada akhirnya kami menjawab pagoda

pertanyaan ketiga
clue 1:tempat hiburan
clue 2: di luar indonesia
sisanya lupa
pada akhirnya jawab disney

setelah selesai, ada mbak galuh datang dan tanya" gimana dek? susah gak?" "pooooooooooooool mbak"
sambil nunggu kelompok lain selesai, kami ngobrol sama mbak mas disitu. ada mbak bestari,mbak galuh sama mas arya.
"mas enak gak sekolah di smala?"
"enak dek,banyak pengalamannya"
"susah gak mbak tes sbi nya?"
"kalau belajar pasti gak dek,semangat yaaaa"
"doain ya mbak"

"itu lho dek yang bikin soal tentang candi tadi" kata mbak bes sambil nunjuk nunjuk mas ketua psgs
"lha aku disuruh bikin yang susah,ya udah gitu deh jadinya" kata mas ketua psgs

"mbak kenapa smala gak pake dasi?"
"soalnya ada pin dek, kalian akan tau kenapa pin ini berharga setelah masuk smala"
dan sekarang aku tau jawabannya

"nanti kalau masuk smala, masuk gen 7 ya" mbak bes promosi
akhirnya semua kelompok sudah selesai. tinggal pertanyaan terakhir
disini harus menaruhklan niliai. minimal setengah dari nilai yang dipunya. kalau jawaban benar nilai yang ditaruhkan dari setiap kelompok dijumlahkan dan dikasihkan ke kelompok itu

"siapa ketua KPK?3 menit dari sekarang"

"sopo pek?" "gak ngerti aku" "susno duadji sawangane" *mentuss "yowes,tulis ae susno duadji"
akhirnya karena gak tau jawabannya, njawab susno duadji. ternyata dari 5 kelompok gak ada yang bener jawabannya. jawaban yang bener Idrus Marham
*nama orang itu selalu tak ingat gara 2 S2EC*

sambil nunggu pengumuman, kami diarak ke ruang XII IPA 1, nonton film "3 idiots"
banyak mbak mas yang meramaikan. sebelum nonton, lagi lagi mas rifqy alfian menerangkan sesuatu
"dek,tau lagu rasa ini-vierra?"
"tau mas" jawab kompak
"siapa yang punya tolong disetel, itu lagu homo dek"
sumpah mas iki gak nguwati, nggarai ngakak

selesai nonton, aku ketemu mbak meutia yang tak kira mbak lisana
"mbak,mbak namanya lisana ya?" "bukan dek,aku meutia" ternyata mabak meutia sekarang jadi mbak pk ku:3

yaaa akhirnya pengumumaaaaan. ketemu lagi sama dedy dan ovi
gak usah lama lama. diumumkan bahwa aku dan kania juara III IPU-BI . ada mbak mas alumni spensix yang ginjal ginjal

pada akhirnya aku menyadari sesuatu bahawa aku menemukan sosok sosok remaja yang lain dari remaja yang sering aku temui diluar sana. disini yang aku temui adalah remaja remaja sholeh yang berprestasi
satu lagi yang membuatku ingin menjadi bagian dari SMALA!


Kurang gede ta


setidaknya disaat terakhir,ada yang bisa aku persembahkan buat spensix 
:DD

Comments

Popular posts from this blog

Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dik…

sakit

Setiap manusia pasti diuji
dan itu adalah pasti

mungkin ujian terberat adalah ketika diberi kemudahan
karena dengan kemudahan, kadang kala kita jadi mudah meremehkan orang lain

Allah sudah memerintahkan untuk berdoa
berdoa memohon yang terbaik

Kadangkala sebagai penonton, kita mudah mengatakan
"Sabar ya...insyaAllah ada jalan keluarnya"

Namun ketika kita sebagai pemain, kita seolah susah menerapkan kesabaran

ini adalah tahun kesekian bagiku untuk melewati ujian ini lagi
sakit. Yang tidak mudah untuk aku jelaskan

kondisiku menjadi berbeda dengan orang lain
dan terkadang aku merasa iri dengan mereka yang normal-normal saja

lalu aku tersadar, mungkin ini adalah jalan yang mudah bagiku untuk membuka pintu surga bernama "kesabaran"

iya. Kesabaran

Betapa banyak cerita tentang hamba Allah yang diuji berbagai hal dan sabar dan mereka menjadi terangkat derajatnya dihadapan Allah.

sakit. Tidak apa-apa.
aku memang kurang normal jika dibandingkan orang lain
tetapi itu berarti …

Terlalu Tangguh

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Hari kedua Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan sekaligus hari kedua merasakan kerasnya kehidupan Jakarta. Terlalu lebay mungkin jika disebut keras, maksudku disini adalah merasakan macetnya Jakarta. Baru dua hari dan aku merasakan ternyata capek juga ya untuk menempuh jarak yang hanya 9 km di Jakarta. Bagaimana tidak? Jika bandingannya adalah SMA dan kampusku dulu di Surabaya yang bisa lebih dari 15 km dan aku tempuh sendiri, rasa capeknya lebih besar di Jakarta.

Tadi pagi, saat baru sampai kantor dan perut keroncongan, aku melihat banyak pekerja yang berlalu-lalang. Aku kagum melihat mereka. Sudah berapa tahun mereka melewati ini semua? Aku saja, tadi pagi merasa begitu capek untuk naik motor ke kantor. Aku membayangkan mereka yang harus berdiri di KRL atau busway dan mereka masih harus bekerja selama berjam-jam.

Begitu sayangnya kah mereka kepada keluarganya?
Hingga mereka mengorbankan tenaganya agar keluarganya tetap s…