Pages

Sunday, November 27, 2011

Sudah mantap?

sudah bulan apa ini?
sudah H-7 UAS
sudah akhir bulan november

Muktamar 2011 akan segera datang
hari ke 3 di minggu ini
dan sampai saat ini aku belum bisa menjawab pertanyaan yang dari dulu aku tanyakan

Danissa dan baskoro pun bilang
"wes talah ma, ndang pilihen, olimpiade ta ski, dadi imbang iku angel"

dan memang benar, menjadi seimbang tidak mudah

entahlah
lihat saja nanti
jika memang pantas,insyaAllah aku jalani
tapi jika tidak,biar Nurul yang mengemban amanah tersebut

Friday, November 18, 2011

patah

pernahkah anda merasakan patah hati?

tiga hari yang lalu
benar benar membuat patah hati
patah yang benar benar patah

dan bukan aku saja yang merasakannya
banyak dari teman temanku yang juga mengalaminya

dan aku melihat satu per satu wajah mereka yang dingin
begitu sakitnya sama seperti yang aku rasakan

mereka yang telah lama kunantikan

pagi yang cerah setelah upacara peringatan hari pahlawan
aku yang niat awal mau bantuin fio dan aan cari toa
beralih menuju kantin

di tengah tengah perjalanan
aku melihat adek adekku yang foto foto
katanya mau foto foto pra-wedding
mumpung bajunya bagus bagus

adek1 : "mbaaaak ayo ikut foto" sambil narik narik bajuku
aku   : (wajah datar) "ayo"
adek1 : "ajak mas mirza juga"
adek2 : "panggilen"
dan saat akan memanggil,bel masuk berbunyi
"teeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet" gak tuepak

karena terburu buru,akhirnya langsung foto


dek kemas bajune suangar

adek adekku yang sudah sejak pelatihan pertama aku nantikan
rasanya senang sekali bisa menjadi bagian dari mereka
dan rasanya memang ada yang kurang kalau dalam satu minggu tidak mengunjungi mereka

entahlah ~
mengapa aku bisa begitu sayang
mengapa aku bisa begitu peduli
dan mengapa aku bisa begitu menanti kehadiran mereka

aku hanya ingin melihat hasil kerjaku nanti
bukan sekarang
setahun atau dua tahun lagi :DD


kapan kapan semoga ada kesempatan foto yang lengkap sama dek barikh dan mas mirza

the future

 suatu hari masku nulis status :

saat cita-citamu tidak terkabul.. ingatlah.. ada generasi yang akan mewujudkannya..
ya.. dan dia telah mewujudkan satu diantaranya, kelak dia akan mewujudkan impian yang lainnya.. thank you Rahma Aziza Fitriana..

dan saat itu aku bingung dan menyadari satu hal
semua mimpi yang mungkin belum bisa diwujudkan oleh mas
dan dia berharap aku yang akan mewujudkannya

dan saat itu ada satu hal yang muncul dipikiranku
mampukah ?
karena hanya aku satu satunya yang diharapkan masku
dan aku tak mau membuatnya kecewa atas pengorbananya selama ini

yaa,suatu hari nanti ~

Wednesday, November 9, 2011

Nilai sebuah kejujuran

Kejujuran
ketika kata itu sudah semakin langka dan sulit ditemukan
ketika kejujuranlah yang menjadi barang mahal
ketika kejujuran telah dianggap sebagai hal tabu dalam kehidupan
ketika nurani yang telah mati dan mengedepankan nafsu belaka

bicara fakta, ketidakjujuran memang tumbuh di negeriku
setiap hari kami dapat menyaksikan ketidakjujuran
seperti ketidakjujuran yang dilakukan wakil wakil kami di pemerintahan
itu adalah contoh yang besar, namun sebenarnya banyak sekali ketidakjujuran yang terjadi

mengingat tragedi di surabaya beberapa hari yang lalu
dimana seorang bocah SD yang berusaha jujur untuk mengungkap kecurangan dalam sebuah ujian yang akhirnya ia dan keluarganya lah yang disalahkan masyarakat setempat dan dihujat oleh masyarakat setempat.

sungguh tragis
dimana nurani itu?
apakah nurani kami sudah mati?

dimana rasa sungkan terhadap Sang Pencipta kami?
bahkan Allah pun telah menjelaskan dalam Al Quran Surat An Nisa 69

وَمَن يُطِعِ اللّهَ وَالرَّسُولَ فَأُوْلَـئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاء وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَـئِكَ رَفِيقاً


Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, para shiddiiqiin , orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.

And those who adhere Allah and His Messenger (His), they would be together with people who ni'mat endowed by God, namely: the Prophets, the shiddiiqiin, people who were martyred, and those pious people. And that's their best friends.
 

suatu hari ada seorang teman yang berkata
"kenapa ya,padahal aku yang jujur pas ulangan dapat nilai remidi,sedangkan temenku yang nyontek dapat nilai bagus"

"bagus sekarang,nggak nanti"
 "tapi lho..ini udah sering terjadi"
"dunia itu penjara bagi orang yang beriman, ini adalah bentuk ujian keimanan dari Allah"
"tetep aja nggak adil"
"harusnya kamu bangga,karena kamu punya nilai yang sangat lebih bagus di mata Allah,yaitu Nilai Kejujuran yang sekarang sulit di capai orang lain"

lebih dan kurangnya aku rasa perkataan itu sudah cukup menohok hati para tidakjujur yang membacanya

balada les les an

di suatu rabu sore..
"hari ini ada pelatihan medspin,dateng'o buat anak anak kelas X"

rahma yang hari itu ada les,jadi bimbang
akhirnya dia datang ke X-5 dan menemui dua manusi yang akan menjadi partnernya di medspin sedang berbicara di depan kelas
"bagus ya..jam segini baru dateng"
"maaf aku ada les nanti"
"les ae kerjoanmu iku,jek kelas sewelas ae lho"
"lha justru karena wes kelas sewelas"

lalu rahma pindah ke X-6 bersama anak anak kimia lainnya
ternyata ada mas romce yang ngajar materi medspin
setelah mas romce njelasin banyak hal, tiba tiba di merengek ingin pulang "aku mau pulaaaaaaaaaaaang..."
"gak boleeeeeeeeeh..."kata rahma
"aku hari ini ada les"kata mas romce
"aku juga,dan aku juga mbolos"
"halah rahma,kamu kelas berapa?"
"sebelas"
"oo mayak"

setelah pelatihan selsesai,ada waktu 10 menit untuk masuk ke jamm pertama les

masuk jam ke dua,pelajaran fisika
materi tentang usaha dan energi

setelah waktu menunjukkan pukul 19.00
"far farah,kok kelas sebelas ini cuepet banget ya"
"iya moro moro wes arep UAS ngene" kata farah XI6
"gara gara adek gen iki"
"kok isok?"
"lek gaonok adek gen yo awak dewe jek kelas sepuluh"
"oh yo se.."

"haduh masih lama yaaa..."rahma mulai gak niat
"mbak,ngantuk..." keluh rahma ke tentor fisika
"iya semuanya sudah terlihat ngantuk ya,kasihan seklai anak sekolah sekarang" sambil geleng geleng kepala

tapi,ngantuknya rahma dan farah hilang sejak mbahas nomor 9 yang angel bin susah bin sulit bin bikin mangkel
dengan bantuan mbak tentor rahma dan farah nyauti setiap langkah kerja  yang dilakukan mbak tentor

nggak kerasa udah lima menit sebelum bel
"ya ini silahkan dicatat kalau mau,kalu gak ya dinget inget aja" kata mbak tentor

karena caranya yang sangat panjang,rahma dan farah cepet cepetan nyatet
tiba tiba
"teeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet"

"lhooo...kok udah selsesai sih"
"kalau kalian bilang gitu kok mbak gak percaya ya,harusnya kalian kan bilang Alhamdulillah udah selesai"
"nggak mau pulang dulu mbak...masih belum nyatet"

ya gini ini anak SMA yang hidupnya kasihan --"

Juayus

suatu hari di tengah tengah pelajaran sejarah...

"silahkan anak anak bikin rangkuman tentang kerajaan samudra pasai,mataram dan malaka,yang sudah silahkan baca baca saja" kata bu sulis
rahma dan shabrina yang sudah nggarap akhirnya baca baca sejarah sementara teman yang lain nggetu ngerjain

lalu rahma berbalik badan ke belakang,menghadap ke helmi dan ngelihat kerjaannya helmi yang bawa bawa senter
"apa?!"
"gaopo,iseng ae,kamu ngapain bawa senter?"
"mari diklat"

lalu rahma kembali baca sejarah,
"he shab,siapa yang tokoh sejarah yang dipenjara itu?"
"sopo ma?akeh sing dipenjara,columbus iku yo dipenjara"
"halah,yang item itu lho"
shabrina yang lupa lalu hadap ke belakang dan tanya ke aan
"an,tokoh aparteid iku sopo?"
dengan cepat aan menjawab "Nelson Mandela"
"oh yo se..iku lak pelajaran SD"
lalu rahma  pun ikut berbalik ke belakang..

tiba tiba ada hiro menghampiri mejanya helmi
hiro yang akan ikut medspin,minta diajari sama helmi
"he hel,terangin ini dong"

lalu helmi pun hanya senyam senyum sambil mengangkat tangan kanan ke atas dan menyalakan senter yang diarahkan ke soal yang ditunjukkan hiro
"ayo hel,teranngin...."kata hiro
"lha ini aku lagi nerangin"
"mana?"
"kamu pikir aku dari tadi nyalain senter ini buat apa?
aku kan lagi nerangin soalmu pakai senter"

sontak aan,hiro,rahma,shabrina pun tertawa dan memecah keheningan kelas
"sumpah kon kok jayus se mik"kata shabrina

dan hari itu rahma tau perbedaan antara terang dan 'terang' --"

Friday, November 4, 2011

ayo bangun

Ayo ayo ini sudah jam setengah tiga pagi
ayo segera bangun,shalat Tahajud

jangan lupa sahur buat Puasa Arafah
InsyaAllah pahalanya dihapuskan dosa tahun lalu dan dosa yang akan datang :)

Mus'ab bin Umair

Hari ini birama aksel
mbak Qomi bilang, "kita itu gak adil yaa..masa' artis aja kita banyak yang tau ,tapi sahabat Rasul kita gak kenal"

nah,makanya ayo kenalan dengan sahabat Rasulullah yang satu ini :D

Sahabat Rasul yang satu ini berasal dari suku Quraisy, sama seperti Nabi Muhammad SAW. Selain penampilan sewaktu mudanya yang tampan dan rupawan, ia pun dibesarkan dalam keadaan yang serba kecukupan dan dimanjakan oleh kedua orang tuanya. Tak mengherankan jikalau ia menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah dan bintang di tempat-tempat pertemuan.


Keislaman Mush’ab bin Umair diawali ketika ia mendengar tentang muhammad SAW yang mendakwahkan dirinya sebagai Rasulullah dan mengajak manusia untuk beribadah kepada Allah yang Esa. Setelah mendengar Rasulullah sering mengadakan pertemuan dengan para sahabatnya di rumah Arqam bin Abil Arqam, ia pun menyempatkan diri mengikuti majelis yang di dalamnya dibacakan ayat-ayat Al Qur’an. Wahyu yang kala itu dibacakan oleh Rasulullah didengar oleh Mush’ab hingga merasuki hatinya dan menjadi jalan hidayah Allah kepadanya.

Untuk beberapa saat lamanya, Mush’ab menyembunyikan keislamannya. Namun suatu ketika ada seseorang yang melihat gelagat Mush’ab sebagai orang yang telah mengikuti agama Muhammad dan memstorieshukan hal ini kepada ibunya. Sejak peristiwa ini cobaan terhadap keimanan sang pemuda pun mulai datang silih berganti. Mulai dari ibunya yang kemudian memenjarakannya di sebuah tempat terpencil, dua kali hijrah ke Habsyi, hingga pengusiran oleh ibunya yang tidak lagi sudi menganggapnya sebagai anak kandung. Ini juga berarti akhir dari kehidupan mewah dan perlente pemberian orang tuannya yang selama ini dinikmatinya. Begitulah, pemuda rupawan ini lebih memilih hidup miskin dan sengsara, dengan pakaiannya yang kasar dan usang, sehari makan dan beberapa hari lapar demi cintanya pada Allah.

Suatu hari pernah beberapa orang Muslimin duduk di sekeliling Rasulullah SAW. Ketika mereka memandang Mush’ab, mereka menundukkan kepala dan memejamkan mata. Sebagian dari mereka tak kuasa menahan air mata karena rasa ibanya terhadap Mush’ab. Akan tetapi Rasulullah SAW melihat Mush’ab dengan pandangan penuh arti, rasa cinta kasih dan syukur. Sambil tersenyum beliau berkata : “Dahulu saya melihat Mush’ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuannya, kemudian ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya.”

Begitulah keadaan Mush’ab. Namun berkurangnya atau hilangnya kemewahan dunia pada dirinya justru berakibat pada peningkatan pengabdiannya pada Allah dan Rasul-nya. Tercatat sumbangsihnya yang teramat besar bagi penegakkan kalimat Allah di muka bumi. Ia menjadi duta pertama Rasul yang diutus untuk berdakwah kepada masyarakat Madinah. Dengan sifat zuhud, kejujuran, dan kesungguhan hati, ia berhasil melunakkan dan menawan hati penduduk Madinah hingga mereka berbondong-bondong masuk Islam.
Dalam perang Uhud melawan kaum musyrik, Mush’ab mendapat kehormatan dari Rasulullah SAW untuk membawa bendera kaum Muslimin. Perang ini berlangsung sedemikian dahsyat hingga sejumlah sahabat terkemuka gugur untuk menemui Rabb mereka, tak terkecuali Mush’ab. Seusai pertempuran. Rasulullah SAW dan para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk mengucapkan perpisahan kepada para syuhada. Ketika mereka mendapati jasad Mush’ab, bercucuranlah air matanya. Berkatalah Khabbah Ibnul ‘Urrat : “Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan mengharap keridhaan-Nya, hingga pastilah sudah pahala di sisi Allah. Di antara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati sedikitpun juga pahala di dunia ini. Termasuk Mush’ab bin Umair yang gugur di Uhud ini.” Tak sehelai pun kain untuk menutupinya selain sehelai burdah. Andainya ditaruh di atas kepalanya, terbukalah kedua belah kakinya. Sebaliknya bila ditutupkan ke kakinya, terbukalah kepalanya. Sehingga Rasulullah bersabda, “Tutupkanlah kebagian kepalanya, dan kakinya tutupilah dengan rumput kizir.”


Begitulah. Kisah ini sepertinya mengajarkan kepada kita untuk tidak terlalu terlena dan terpedaya oleh segala kemewahan dunia yang Allah berikan. Bagaimanapun juga kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya adalah di atas segala-galanya. Seolah kisah diatas berpesan kepada kita, “Biarlah dunia berpisah denganmu, asalkan sang Pemilik dunia dan akhirat menghampirimu”.
Pelajaran lain yang menarik adalah bagaimana Rasulullah SAW bersikap terhadap Mush’ab di saat sejumlah kaum Muslimin justru merasa iba melihat kondisi penampilan Mush’ab yang jauh lebih melarat dari sebelumnya. Ketika sebagian sahabat sedih dan menangis, Rasulullah SAW justru bersyukur dan tersenyum. Yah begitulah, manusia hendaknya melihat lebih dari sekedar sisi penampakan lahir dalam menilai seseorang.

Udan

hari ini hujan
hujan lebat...
karena hujan,jalanan licin,membuatku membutuhkan waktu satu jam untuk sampai kerumah

sampai sampai di rumah..
aku basah kuyub,kecuali lap top

ibuk "kamu habis dari mana aja?"
aku "sekolah, hujan ini makanya lama"
ibuk "basah banget"
aku "iya kehujanan"
ibuk "kamu kehujanan apa sengaja pingin hujan hujan?"
aku "yaa..sepertinya ibuk sudah tahu jawabannya"

selalu mudah bagi Ibuk untuk paham apa yang aku lakukan

Ini yang membuatku memilih

Suatu hari aku datang ke Al Hikmah Surabaya
di sana ada lomba Speech English

dan aku bertemu adek kelas,termasuk Gaza :)
setelah lomba...

ada adek dari kelas aksel yang sambil nunggu pengumuman tanya soal soal kimia karena besoknya dia UAS
nah aku njelasin stokiometri dari A sampai Q nggak sampai Z
terus adek itu bilang
"ya ampun makasih banget mbaak.. jelas banget kalu diterangin mbak"

subhanallah senangnya
ada orang yang senang ketika aku ajari
jadi merasa berguna buat orang lain

inilah yang membuatku memilh
karena jiwaku memang ada disini
mengajar, membagi ilmu yang aku tahu,dan bermanfaat bagi orang lain

rasanya bahagia sekali ketika seseorang merasa sangat tertolong dengan bantuanku
karena membagi ilmupun akan emanambah pahala
semoga cepat atau lambat cita citaku itu terwujud :)
Amin

I'm in Love

I'm in love with it
since I was in elementary school
I love this!

Sejarah
pelajaran yang selalu ku nanti sampai sekarang
Alhamdulillah sejarah tidak dihapuskan di IPA
entahlah..walau kata teman teman membosankan atau bagaimana,tapi sejarah itu memang seru

sejarah yang berarti masa lalu,
karena hari ini pun akan menjadi sejarah bagi besok
sejarah yang paling kau sukai itu sejarah kemerdekaan Indonesia
karena dari sanalah kita bisa tahu sejauh mana rakyat Indonesia kini bisa berjuang sebaik rakyat Indonesia dulu

ada teman yang juga sangat ndewo di bidang sejarah, @syllachtea
dia bisa tahu sejarah banyak negara
pantes jadi pegal IPU S2LC 2011

suatu hari Bu Pudji PKN ngajar di kelas
beliau sudah mengabdi di smala selama 30 tahun
beliau mulai bercerita tentang sejarah kemerdekaan RI
lalu merembet dengan kehidupan politik saat ini
yang memang cerminan kehidupannya memang kurang baik

itulah yang membuatku sedih
dulu ketika SMP, aku ingin berpijak di dunia politik Indonesia
hobbyku dulu kalau gak lihat orang debat di Tv One ya baca koran tentang politik dunia
tapi melihat kenyataan sekarang, rasanya sulit untuk menguatkan iman

ya sudahlah ~
semoga 20 sampai 30 tahun lagi
generasikulah yang akan memperbaikinya
Amin

Semoga Segera

ada yang selalu ditunggu setiap hari Jum'at
Birama

hari ini birama kelas dimulai dengan taujih dari masing masing anak
pertama taujih dari Nisa yang mengatakan untuk selalu dekat kepada Allah
dilanjutkan dengan taujih ku tentang perkataan Salman Al Farisi

saat tiba waktu taujihnya Rari..
"maaf ya mbak aku baru ingat hari ini ada taujih" kata Rari
ya udah deh,ini taujihku..

"Nah,waktu itu aku kan tanya ketuanya dia"(sambil nunjuk Lina)
"hah?siapa?"
"mas Rifqi, aku tanya 'mas,menurutmu cewek yang kerudungan itu gimana?'"
"terus terus?" kata anak anak
"terus orang nya rapat,waktu mbalik dia bilang 'oh iya iya bagus, apa salahnya kamu mengerudungi fisikmu dulu baru hatimu'"

jadi teringat dulu, hal yang sama yang terjadi padaku ketika memutuskan untuk berhijab

"oh iyo yo bener" kata nak anak

lalu birama pun aku tinggal karena harus segera menuju ke X-5 buat ngastor

memang benar, awalnya tidak mudah
banyak yang dipertimbangkan
namun,karena sudah menjadi perintah dari Allah dan manfaatnya luar biasa,

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab:59)

InsyaAllah berkerudung itu menyenangkan :)

untuk teman teman dan adek adekku
sungguh Hidayah itu memang datang berebeda beda tiap orang
kalau kata mbak Atul
"Hidayah itu datang juga karena kita berusaha mencari"

insyaAllah cepat atau lambat Allah akan memberi hidayah itu dan membuat ukhti segera berhijab
Amin :)

Tuesday, November 1, 2011

Sudah benarkah?

Terhitung sudah satu tahun tiga bulan di SMALA

Ini tentang amanahku
aku merasa ada yang salah
ada banyak hal yang salah dan harus segera diperbaiki
aku tahu kelalaianku akan amanah membuatku menjadi tidak istiqomah
dan yang paling aku takutkan adalah ketika nanti
ditanya oleh Allah tentang amanah amanahku ini

Bukannya sombong atau bagaimana ~

suatu hari aku iseng menulis semua amanahku dalam satu kertas
aku menuliskannya,setelah aku menerima hasil ulangan yang kurang memuaskan
aku menuliskannya karena aku merasa ada hal yang harus aku perbaiki dari amanahku
aku menuliskannya karena mungkin amanahku sudah terlalu banyak yang juga menyita banyak waktuku sebagai pelajar

pertama..
Kadiv Kemasjidan
awalnya ketika menerima amanah ini memang menyenangkan
tetapi kefuturan mulai menyelimuti
mulai dari jarang menyapu masjid,syuro' evaluasi,membenahi rukuh rukuh,membersihkan tempat wudhu
satu persatu volume aku mengerjakan ini semua semakin berkurang

kedua
Ketua Rahasia
Laporan Pertanggung Jawaban masih terkendala
hal ini yang selalu membuat tidak enak hati,karena Rahasia sendiri telah berakhir sejak dua bulan yang lalu

ketiga
Sekretaris PSHT
udah jarang datang,aku semakin jarang mengabsen
jarang juga aku laporan tiap bulan, jadi merasa bersalah ~

lalu..
PK
ketika aku membaca lagi standart keberhasilan yang dibuat waktu perisai dulu,aku merasa bersalah
ada beberapa hal yang belum bisa aku penuhi sebagai PK,yang membuat harapan harapan itu belum terlaksana
ditambah lagi dengan aku yang tidak tau bagaimana harus menyelesaikan masalah A,B, atau C

dan amanah lain dan lainnya ~

setelah menulis dan melihat kenyataan yang ada
timbul pertanyaan "munafikkah aku?"
timbul pertanyaan lain "ada yang salah dengan niatku?"
mungkin amanahku memang sudah melebihi batas yang aku mampu yang membuat aku tidak bisa menjalankan semuannya
mungkin aku harus mulai membenahinya dari awal
karena aku merasa ini juga berpengaruh pada nilai nilai ulanganku

aku tau tidak akan mudah
aku tau tidak akan cepat
karena aku juga butuh proses

sebelum amanah amanahku ini beres, aku tidak akan berani menerima amanah lain
apapun bentuknya ~