Skip to main content

Sudah benarkah?

Terhitung sudah satu tahun tiga bulan di SMALA

Ini tentang amanahku
aku merasa ada yang salah
ada banyak hal yang salah dan harus segera diperbaiki
aku tahu kelalaianku akan amanah membuatku menjadi tidak istiqomah
dan yang paling aku takutkan adalah ketika nanti
ditanya oleh Allah tentang amanah amanahku ini

Bukannya sombong atau bagaimana ~

suatu hari aku iseng menulis semua amanahku dalam satu kertas
aku menuliskannya,setelah aku menerima hasil ulangan yang kurang memuaskan
aku menuliskannya karena aku merasa ada hal yang harus aku perbaiki dari amanahku
aku menuliskannya karena mungkin amanahku sudah terlalu banyak yang juga menyita banyak waktuku sebagai pelajar

pertama..
Kadiv Kemasjidan
awalnya ketika menerima amanah ini memang menyenangkan
tetapi kefuturan mulai menyelimuti
mulai dari jarang menyapu masjid,syuro' evaluasi,membenahi rukuh rukuh,membersihkan tempat wudhu
satu persatu volume aku mengerjakan ini semua semakin berkurang

kedua
Ketua Rahasia
Laporan Pertanggung Jawaban masih terkendala
hal ini yang selalu membuat tidak enak hati,karena Rahasia sendiri telah berakhir sejak dua bulan yang lalu

ketiga
Sekretaris PSHT
udah jarang datang,aku semakin jarang mengabsen
jarang juga aku laporan tiap bulan, jadi merasa bersalah ~

lalu..
PK
ketika aku membaca lagi standart keberhasilan yang dibuat waktu perisai dulu,aku merasa bersalah
ada beberapa hal yang belum bisa aku penuhi sebagai PK,yang membuat harapan harapan itu belum terlaksana
ditambah lagi dengan aku yang tidak tau bagaimana harus menyelesaikan masalah A,B, atau C

dan amanah lain dan lainnya ~

setelah menulis dan melihat kenyataan yang ada
timbul pertanyaan "munafikkah aku?"
timbul pertanyaan lain "ada yang salah dengan niatku?"
mungkin amanahku memang sudah melebihi batas yang aku mampu yang membuat aku tidak bisa menjalankan semuannya
mungkin aku harus mulai membenahinya dari awal
karena aku merasa ini juga berpengaruh pada nilai nilai ulanganku

aku tau tidak akan mudah
aku tau tidak akan cepat
karena aku juga butuh proses

sebelum amanah amanahku ini beres, aku tidak akan berani menerima amanah lain
apapun bentuknya ~

Comments

Popular posts from this blog

Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dik…

sakit

Setiap manusia pasti diuji
dan itu adalah pasti

mungkin ujian terberat adalah ketika diberi kemudahan
karena dengan kemudahan, kadang kala kita jadi mudah meremehkan orang lain

Allah sudah memerintahkan untuk berdoa
berdoa memohon yang terbaik

Kadangkala sebagai penonton, kita mudah mengatakan
"Sabar ya...insyaAllah ada jalan keluarnya"

Namun ketika kita sebagai pemain, kita seolah susah menerapkan kesabaran

ini adalah tahun kesekian bagiku untuk melewati ujian ini lagi
sakit. Yang tidak mudah untuk aku jelaskan

kondisiku menjadi berbeda dengan orang lain
dan terkadang aku merasa iri dengan mereka yang normal-normal saja

lalu aku tersadar, mungkin ini adalah jalan yang mudah bagiku untuk membuka pintu surga bernama "kesabaran"

iya. Kesabaran

Betapa banyak cerita tentang hamba Allah yang diuji berbagai hal dan sabar dan mereka menjadi terangkat derajatnya dihadapan Allah.

sakit. Tidak apa-apa.
aku memang kurang normal jika dibandingkan orang lain
tetapi itu berarti …

Jogjakarta

Alhamdulillah sedah pulang..
habis dari Jogjakarta
kemana aja?

ceritanya habis konser Sheila On 7 yang pulang malam malam dan membuat aku dimarahin mas
besoknya ambil rapot langsung tancap gas ke jogja
sampai jogja jam 4 pagi dan shalat subuh distasiun tugu
tapi bukan berarti naik kereta ini, karena di Jogja ga ada saudara,jadi bakal ribet kalau mau kemana mana,makanya kami naik mobil.

selepas stasiun yang uapik dan bersih banget, langsung meluncur ke UGM
liat masjid,makan,belanja
terus menuju ke Keraton Jogjakarta samapi mules
akhirnya kesampaian juga ke Borobudur yabg ruamee
terakhir sampai di Malioboro selepas Isya'

Jogja keren banget :DD
Subhanallah
mesti gini ya kalau habis keluar surabaya
sadar kalau di Indonesia buanyak banget tempat yang bagus dan keren
jadi kenapa harus keluar negeri kalau di negeri sendiri keajaibannya luar biasa?