Skip to main content

seseorang dengan tiga sahabatnya

adalah sebuah kisah yang aku baca dari bukudi gramedia pada tanggal 30 Juli 2011, H-1 Ramadhan 2011

suatu hari adalah seseorang yang memiliki 3 orang sahabat. dia sangat akrab dengan 3 sahabatnya tersebut, namun entahlah, seringkali dia bersenang senang dengan dua sahabat pertamanya namun dia merasa tak terlalu dekat dengan sahabat yang ketiga.
suatu hari dia tesandung masalah yang mengharuskannya hadir ke persidangan. Terdakwa. adalah gelar baru baginya. dia meminta ketiga sahabatnya untuk menemaninya di persidangan tersebut, lalu apa kata sahabat sahabatnya?

sahabat pertama
"maaf aku tidak bisa, aku memiliki urusanku sendiri"
dan iapun berlalu

sahabat kedua
"baiklah,aku akan mengantarmu, tapi hanya sampai depan pintu, selanjutnya aku memiliki urusan lain"
seseorang ini masih berharap pada sahabat yang terakhir

sahabat ketiga
"aku akan datang,menemanimu, membelamu dan berada disampingmu"

begitu bahagianya seseorang tersebut. sahabat ketiga menepati janjinya. ia datang,membela dan menemani si terdakwa hingga akhir putusan, ialah sahabat sejati

sadarkah analogi apa yang terkandung dalam cerita tersebut?

ketika ajal menjemput, adalah 3 sahabat yang ada pada diri manusia
sahabat pertama, adalah harta dan kenikmatan dunia
ketika ajal datang, harta dunia yang dibangga banggakan manusia akan lepas sepenuhnya, dia akan pergi, akan pergi dari pemiliknya tanpa mengucap pamit

sahabat kedua, adalah keluarga dan kerabat
mereka akan mengantar si mayit, namun hanya sampai ke tempat peristirahatan terakhirnya. setelah itu? mereka berlalu, pulang, melanjutkan hidupnya masing masing. walaupun mereka akan tetap mengingat si mayit, namun mereka tak akan mau ikut dikubur di peristirahatan yang terakhir

sahabat ketiga, ialah amal sholeh
ialah yang dengan setia kan menemani si mayit yang akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Allah S.W.T. ia tak akan meninggalkan si mayit, akan menemaniya, membelanya dan berada disampingnya hingga pengadilan bagi si mayit selesai



sadarkah kawan? selama ini mungkin kita hanya dekat dengan 2 sahabat pertama kita. padahal sesungguhnya sahabat ketigalah yang akan setia menemani kita nantinya. kawan,selama Allah masih memberimu waktu, isilah waktumu dengan kegiatan yang berguna, karena tidak ada yang bisa menjamin bahwa kau akan masih menghirup udara di dunia ini keesokan hari



begitu sempit bukan? namun disanalah manusia akan menempatinya, cepat atau lambat,ketika ajal menjemput ,ia tak akan mampu ditunda barang sebentar

Comments

  1. caaak, tepat ultahku ke 16. 30 juli 2011 krik ._. #truskenapa

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dik…

sakit

Setiap manusia pasti diuji
dan itu adalah pasti

mungkin ujian terberat adalah ketika diberi kemudahan
karena dengan kemudahan, kadang kala kita jadi mudah meremehkan orang lain

Allah sudah memerintahkan untuk berdoa
berdoa memohon yang terbaik

Kadangkala sebagai penonton, kita mudah mengatakan
"Sabar ya...insyaAllah ada jalan keluarnya"

Namun ketika kita sebagai pemain, kita seolah susah menerapkan kesabaran

ini adalah tahun kesekian bagiku untuk melewati ujian ini lagi
sakit. Yang tidak mudah untuk aku jelaskan

kondisiku menjadi berbeda dengan orang lain
dan terkadang aku merasa iri dengan mereka yang normal-normal saja

lalu aku tersadar, mungkin ini adalah jalan yang mudah bagiku untuk membuka pintu surga bernama "kesabaran"

iya. Kesabaran

Betapa banyak cerita tentang hamba Allah yang diuji berbagai hal dan sabar dan mereka menjadi terangkat derajatnya dihadapan Allah.

sakit. Tidak apa-apa.
aku memang kurang normal jika dibandingkan orang lain
tetapi itu berarti …

Terlalu Tangguh

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Hari kedua Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan sekaligus hari kedua merasakan kerasnya kehidupan Jakarta. Terlalu lebay mungkin jika disebut keras, maksudku disini adalah merasakan macetnya Jakarta. Baru dua hari dan aku merasakan ternyata capek juga ya untuk menempuh jarak yang hanya 9 km di Jakarta. Bagaimana tidak? Jika bandingannya adalah SMA dan kampusku dulu di Surabaya yang bisa lebih dari 15 km dan aku tempuh sendiri, rasa capeknya lebih besar di Jakarta.

Tadi pagi, saat baru sampai kantor dan perut keroncongan, aku melihat banyak pekerja yang berlalu-lalang. Aku kagum melihat mereka. Sudah berapa tahun mereka melewati ini semua? Aku saja, tadi pagi merasa begitu capek untuk naik motor ke kantor. Aku membayangkan mereka yang harus berdiri di KRL atau busway dan mereka masih harus bekerja selama berjam-jam.

Begitu sayangnya kah mereka kepada keluarganya?
Hingga mereka mengorbankan tenaganya agar keluarganya tetap s…