Skip to main content

KAA

Have I told you about this one?
I love history!! very much!

and this night I'd like to share about one of my favourit material in history
"Konferensi Asia Afrika"

sebab:
1) persamaan nasib bangsa Asia dan Afrika
    karena merupakan korban Imperialisme negara eropa dan tergolong negara berkembang
2)persamaan geografis
   lebih menekankan pada kondisi wilayahnya dan memiliki kelebihan di bidang agraris
3)persamaan kepentingan
    ingin memajukan ekonomi,sosial,budaya,pendidikan,dll
4)ada dua kekuatan Adi Daya yang saling memengaruhi
    adanya blok barat dan blok timur menyebabkan negara negara yang tergabung dalam KAA ini tidak ingin
    terpengaruh
5)membantu negara Asia Afrika yang belum merdeka

KAA diselenggarakan tahun 1955 pada jaman kabinet Ali Sastroamidjojo
30 negara diundang pada konferensi ini,namun 1 negara absen karena masih ada konflik di negaranya (Rhodesia)
KAA diawali dengan konferensi colombo dan hasil KAA yang saat ini kita sebut dengan Dasa Sila Bandung, bandung men :)
beberapa isi dari dasasila bandung tersebut :
-pengakuan HAM
-anti Imperealisme
-membantu negara yang belum merdeka
-meningkatkan ekonomi

dampak bagi Indonesia                    : - dipandang oleh negara lain
                                                         - Indonesia memasukkan masalah Irian Barat
dampak bagi Asia Afrika                  : semangat nasionalisme tumbuh, banyak yang merdeka
dampak bagi Eropa                          :- banyak kehilangan daerah jajahan
                                                         - membangun kerjasama di bidang ekonomi
dampak bagi Amerika dan Australia : berakhirnya diskriminasi bagi kulit hitam dan kulit putih


dan bagusnya saya sudah pernah ke jalan Asia Afrika di Bandung :DD

Comments

Popular posts from this blog

Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dik…

sakit

Setiap manusia pasti diuji
dan itu adalah pasti

mungkin ujian terberat adalah ketika diberi kemudahan
karena dengan kemudahan, kadang kala kita jadi mudah meremehkan orang lain

Allah sudah memerintahkan untuk berdoa
berdoa memohon yang terbaik

Kadangkala sebagai penonton, kita mudah mengatakan
"Sabar ya...insyaAllah ada jalan keluarnya"

Namun ketika kita sebagai pemain, kita seolah susah menerapkan kesabaran

ini adalah tahun kesekian bagiku untuk melewati ujian ini lagi
sakit. Yang tidak mudah untuk aku jelaskan

kondisiku menjadi berbeda dengan orang lain
dan terkadang aku merasa iri dengan mereka yang normal-normal saja

lalu aku tersadar, mungkin ini adalah jalan yang mudah bagiku untuk membuka pintu surga bernama "kesabaran"

iya. Kesabaran

Betapa banyak cerita tentang hamba Allah yang diuji berbagai hal dan sabar dan mereka menjadi terangkat derajatnya dihadapan Allah.

sakit. Tidak apa-apa.
aku memang kurang normal jika dibandingkan orang lain
tetapi itu berarti …

Terlalu Tangguh

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Hari kedua Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan sekaligus hari kedua merasakan kerasnya kehidupan Jakarta. Terlalu lebay mungkin jika disebut keras, maksudku disini adalah merasakan macetnya Jakarta. Baru dua hari dan aku merasakan ternyata capek juga ya untuk menempuh jarak yang hanya 9 km di Jakarta. Bagaimana tidak? Jika bandingannya adalah SMA dan kampusku dulu di Surabaya yang bisa lebih dari 15 km dan aku tempuh sendiri, rasa capeknya lebih besar di Jakarta.

Tadi pagi, saat baru sampai kantor dan perut keroncongan, aku melihat banyak pekerja yang berlalu-lalang. Aku kagum melihat mereka. Sudah berapa tahun mereka melewati ini semua? Aku saja, tadi pagi merasa begitu capek untuk naik motor ke kantor. Aku membayangkan mereka yang harus berdiri di KRL atau busway dan mereka masih harus bekerja selama berjam-jam.

Begitu sayangnya kah mereka kepada keluarganya?
Hingga mereka mengorbankan tenaganya agar keluarganya tetap s…