Skip to main content

berubah (?)

bagaimana rasanya?
mungkin itu yang sering aku tanyakan
yaopo yo rasane?

habis stalking stalking FB orang,akhirnya aku menemukan ide mau nulis apa

berubah?
mungkin

dulu ingat sekali. 12 Juni 2010 saat aku mengikuti TO RSBI di smala
aku merasa atmosphere yang beda. Berbeda
berlanjut pada 28 Juni 2010 ketika aku melihat namaku ada pada kolom siswa yang diterima
luar biasa rasanya..
berlanjut dengan PERISAI 2010 ynag berhasil membuatku mengerti tentang cinta alamamater
namun..

ketika aku duduk di bangku X-9
aku kembali menjadi 'aku'
gak peduli mau smala hancur, bobrok.prestasi turun,atau bocah bocahe gak nggenah
sekolah langsung cabut pulang
dan ketika aku melihat banyak temanku yang memulai karirnya untuk ikut kepanitian ini itu
aku hanya berkata "gak wedi nilai ajur a?"
Study oriented? memang

tapi
mungkin jika saat itu aku tidak berhasil terhasut mbak mifta untuk daftar PERISAI
apa jadinya?

entahlah
aku ingat sekali aku menuliskan namaku di daftar paling atas anak kelasku yang mendaftar
sie PK KW
hah? arek SO ngene kape dadi PK? dadi opo adik adike?

dan dari sanalah
ketika entahlah mengapa aku yang ditugasi mengkoordinir calon calon PK yang membuatku gagal memundurkan diri dari kepanitian ini
aku belajar banyak hal
dan membuatku menangisi banyak hal

berapa banyak orang yang menolakmu menjadi PK karena kamu SO? tapi lalu mbak obay bilang "kalu kamu tetap mendengarkan kata orang tentang seseorang,kamu gak akan tahu kebaikan dari orang itu" - Mbak Mifta Ulul Azmi

masih teringat jelas saat aku menangis karena push up
bukan karena aku lelah, tetapi karena adik adikku sudah ada di depan mata dan aku masih seperti itu
satu bagian kecil yang membuatku berubah cara pikir
saat aku harus khawatir dengan adik adikku yang mengerjakan tugas
bukan karena aku takut,tapi karena aku tidak ingin mereka salah presepsi dan membenci almamaternya sendiri

Pembelajaran yang paling terasa memang saat aku jadi PK - Mbak Meutia Mega
walau mungkin, parameter yang dulu dibuat tidak sepenuhnya berhasil
entahlah, aku hanya ingin berterimakasih pada siapapun yang telah mengajakku untuk berubah
untuk peduli
untuk mencintai alamamaterku

Comments

Popular posts from this blog

Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dik…

sakit

Setiap manusia pasti diuji
dan itu adalah pasti

mungkin ujian terberat adalah ketika diberi kemudahan
karena dengan kemudahan, kadang kala kita jadi mudah meremehkan orang lain

Allah sudah memerintahkan untuk berdoa
berdoa memohon yang terbaik

Kadangkala sebagai penonton, kita mudah mengatakan
"Sabar ya...insyaAllah ada jalan keluarnya"

Namun ketika kita sebagai pemain, kita seolah susah menerapkan kesabaran

ini adalah tahun kesekian bagiku untuk melewati ujian ini lagi
sakit. Yang tidak mudah untuk aku jelaskan

kondisiku menjadi berbeda dengan orang lain
dan terkadang aku merasa iri dengan mereka yang normal-normal saja

lalu aku tersadar, mungkin ini adalah jalan yang mudah bagiku untuk membuka pintu surga bernama "kesabaran"

iya. Kesabaran

Betapa banyak cerita tentang hamba Allah yang diuji berbagai hal dan sabar dan mereka menjadi terangkat derajatnya dihadapan Allah.

sakit. Tidak apa-apa.
aku memang kurang normal jika dibandingkan orang lain
tetapi itu berarti …

Jogjakarta

Alhamdulillah sedah pulang..
habis dari Jogjakarta
kemana aja?

ceritanya habis konser Sheila On 7 yang pulang malam malam dan membuat aku dimarahin mas
besoknya ambil rapot langsung tancap gas ke jogja
sampai jogja jam 4 pagi dan shalat subuh distasiun tugu
tapi bukan berarti naik kereta ini, karena di Jogja ga ada saudara,jadi bakal ribet kalau mau kemana mana,makanya kami naik mobil.

selepas stasiun yang uapik dan bersih banget, langsung meluncur ke UGM
liat masjid,makan,belanja
terus menuju ke Keraton Jogjakarta samapi mules
akhirnya kesampaian juga ke Borobudur yabg ruamee
terakhir sampai di Malioboro selepas Isya'

Jogja keren banget :DD
Subhanallah
mesti gini ya kalau habis keluar surabaya
sadar kalau di Indonesia buanyak banget tempat yang bagus dan keren
jadi kenapa harus keluar negeri kalau di negeri sendiri keajaibannya luar biasa?