Skip to main content

Danissa wocoen dan.. :)

Danissa...
tak terasa waktu berlalu..

ingtakah ketika itu?
awal pertemuan kita di PSHT smala
aku ingat sekali saat itu kamu dengan kerudung putih panjang dengan gaya tomboy
dan wajah wajah mereka yang masih semangat latihan..

dan ingatkah ketika kita bertemu di masjid?
saat kita sama sama semangat belajar Islam
saat kita datang ke pembukaan divisi BTQ..
dan saat yang membuat kita bergabung dalam divisi-divisi..

dan aku masih ingat isak tangismu itu..
ketika kita kehilangannya..
ketika kita datang bersama didepannya..

November 2010..
ketika datang tes sabuk
naik motor kesana kemari..
mempersiapkan tes..datang ke kajian..dan ditutup dengan smala cup
dan aku ingat betul..
desember 2010..
pekan remidi pertama kita..
di koridor kelas xi..
setelah kita terusir dari perpustakaan dan curhat curhatan disana

dan aku cukup sadar..
kenangan yang terlintas di pikiranku itu, menggerakkan tanganku untuk menulisnya disini..
entahlah..
aku ingin berterimakasih
atas setiap langkah kita bersama..
atas setiap luka dan ceria yang kita hadapi..
dan aku ingin meminta maaf atas ucapan belatiku yang menusukmu
atas khilaf dan kesalahan yang kusadurkan

akhir kata..
aku yakin goresan kata ini tak cukup indah untuk melukiskan kenangan kita..
tapi aku tetap ingin mengatakan
AYO LATIHAN PSHT SENG TERAKHIR :)))))

Comments

  1. ma... kamu unyu banget.. hiks.. ah.. masih ingat ternyata..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

sakit

Setiap manusia pasti diuji
dan itu adalah pasti

mungkin ujian terberat adalah ketika diberi kemudahan
karena dengan kemudahan, kadang kala kita jadi mudah meremehkan orang lain

Allah sudah memerintahkan untuk berdoa
berdoa memohon yang terbaik

Kadangkala sebagai penonton, kita mudah mengatakan
"Sabar ya...insyaAllah ada jalan keluarnya"

Namun ketika kita sebagai pemain, kita seolah susah menerapkan kesabaran

ini adalah tahun kesekian bagiku untuk melewati ujian ini lagi
sakit. Yang tidak mudah untuk aku jelaskan

kondisiku menjadi berbeda dengan orang lain
dan terkadang aku merasa iri dengan mereka yang normal-normal saja

lalu aku tersadar, mungkin ini adalah jalan yang mudah bagiku untuk membuka pintu surga bernama "kesabaran"

iya. Kesabaran

Betapa banyak cerita tentang hamba Allah yang diuji berbagai hal dan sabar dan mereka menjadi terangkat derajatnya dihadapan Allah.

sakit. Tidak apa-apa.
aku memang kurang normal jika dibandingkan orang lain
tetapi itu berarti …

Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dik…

Telepon Hari Ini

"Dek, lakukan apa yang ingin kamu lakukan dalam kebaikan, raih apa yang ingin kamu raih, selesaikan apa yang ingin kamu selesaikan, pelajari semua yang adik ingin pelajari, karena setelah menikah, kamu akan terikat, waktumu tidak akan banyak untuk dirimu lagi. Dan adik harus ingat, jangan takut menikah, tidak semua pernikahan akan berakhir seperti ibuk."

What I have to say?

Something like, I do believe that setiap orang tua ga ingin lihat anaknya sedih. Ga mungkin juga orang tua menghalang-halangi kebahagian anaknya. Mereka hanya ingin menjaga dan memastikan kita ada dalam tempat dan kondisi yang semestinya.

Apalagi seorang ibu.

Tidak mungkin seorang ibu akan mudah melepas anak perempuannya begitu saja. Naluri dan perasaan ibu itu kuat. Maka, aku akan lebih memilih apa kata ibuku daripada perasaanku sendiri.