Pages

Sunday, December 30, 2012

Saksikanlah Bahwa Aku Seorang Muslim

Dan hari ini juga, masih di Masjid yang sama, aku untuk pertama kalinya menyaksikan seseorang berikrar dua kalimat syahadat menyatakan diri masuk Islam

judul di atas,kalau gak salah judul bukunya Salim A. Fillah

Subhanallah..
kau akan tau bagaimana rasanya jika berada disana
bagaimana kau terharu menyaksikan orang yang sungguh berikrar diri kepada Allah S.W.T

Suasana Pembacaan Dua Kalimat Sahadat
Terharu..
itulah yang aku rasakan..
aku hanya merasa, mengapa?
mengapa Allah begitu baik kepadaku sehingga menjadikanku lahir di tengah keluarga Islam?
dan mengapa? mengapa Allah tidak membiarkanku menjadi seorang kafir?
dan mengapa banyak sekali nikmat Allah tentang iman ini yang sering aku sia-siakan dan menggantinya dengan kenikmatan dunia?

aku tak perlu seperti orang itu..
mencari jalan yang lurus, jalan cinta abadi..

Subhanallah..
sungguh indah merayakan diri sebagai seorang muslim..

seperti yang ditanyakan Umar kepada Nabi
 "Hai Rasulullah, dulu sebelum menjadi muslim,aku adalah seorang sudagar kaya. kini setelah aku menjadi muslim, jabatan apa yang kau tawarkan padaku?"
dan kalau tidak salah, jawabannya adalah sebagai penghuni surga.

dan juga kisah Bilal Bin Rabah
ia memang hanya seorang budak
namun karena taqwanya, kakinya yang masih menginjak bumi saat itu, telah terdengar namanya samapai ke Surga.

Zuhud adalah kuncinya kawan,
biarkanlah kenikmatan dunia itu pergi..
harta, kekayaan,kedudukan, jika ia hanya akan menyesatkan kita biarlah itu pergi..

seperti kata pak Yusuf Ismail yang kehidupannya jauh drastis sejak ia menjadi muslim, tapi ia yakin bahwa yang ia tuju adalah Surga Akhirat bukan Surga Dunia.
dan seperti kata pak Bangon Samudra yang juga muallaf, awalnya ia diusir dan menjadi pedagang kerupuk dan supir taksi, namun apa? Allah mengangkat derajatnya..
menjadi Cak Surabaya, Penyiar TVRI, dan kini menjadi seorang aktivis dakwah..

"Dan Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah amat dekat" - Al Baqarah 214

Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dikafankan dan dimakamkan secara Islam.

Subhanallah..

simaklah ayat ini:
“Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah.”-Al Baqarah 120

dan benar, Yusuf Ismail Al-Hadid adalah nama pembicara ini. beliau terdidik dalam lingkungan nasrani kental dan merupakan keluarga misionaris. beliau kini tinggal di gunung kidul dan memiliki sebuah pondok pesantren gratis dan pusat rehabilitasi aqidah.

Ponpes Al-Hadid Gunung Kidul
beliau lahir dan besar di Jakarta. namung mengapa memilih gunung kidul?
karena disinilah salah satu sasaran umat Nasrani dalam misionarisnya. Beliau tidak akan mudah mengislamkan orang, karena prinsipnya adalah jika seseorang ingin masuk islam, harus benar dulu aqidahnya, bukan hanya tentang membaca syahadat. namun hatinya juga harus benar.

perlu diketahui teman, bahwa banyak tempat pengikraran untuk menjadi Islam namun jarang sekali tempat pembinaan menjadi muslim yang baik. dan Masjid Al Falah menyediakan pembinaan bagi siapapun yang memeluk islam untuk menjadi muslim yang baik.

pak Yusuf ini bercerita,sejak kelas 4 SD ia telah menjadi penginjil dan diajarkan untuk memilih milih orang Islam yang mampu ditarik keagamanya yang dulu(ciri cirinya: wajah muram,penuh keluh,gelisah,jarang shalat)
dulu ia sangat membenci Islam,dan bagi agamanya, Al Quran adalah buku kegelapan. Ha banget

awal keislamannya,dimulai dari ayahnya yang memimpin 5 gereja di Jakarta.
ayahnya yang berhasil membujuk seseorang  bernama Abdullah untuk memeluk agamanya yang dulu. saat dilakukan copot mencopot atribut muslim di rumah Abdullah,seperti kaligrafi,tulisan Allah-Muhammad,dll.
saat mencopot sebuah kalimat syahadat, kalimat itu robek dan ayahnya bertanya apa arti dari tulisan itu.
Abdullah menjawab..

"Tidak ada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad utusan Allah.."

dan kata-kata itu terus terngiang di telinga Ayahnya saat di perjalanan pulang, istirahat, mau tidur, berdoa, dan ketika mengisi khutbah di gereja. Ayahnya pun punya ide,siapa tahu dengan membaca buku Islam kata kata itu menjadi hilang.

ayahnya membeli buku "Hidup Sesudah Mati"
ia terkejut, mengapa Islam menceritakan kehidupan sesudah mati? tentang pertanggung jawaban amal, surga dan neraka, karena sepengetahuannya, setiap orang Nasrani yang meninggal akan masuk surga.
sesudah tertegun dengan buku tersebut, ia membeli Al Quran terjemahan dan mencoba menggali apa benar buku itu.

selesai membaca terjemahan Al Fatihah, ia melanjutkan ke Al Baqarah, Ali Imran, An Nisaa, dan seterusnya hingga An Naas, tidak ada komentar, ia kembali membaca terjemahan Al Quran hingga total sebanyak 7 kali.
dan komentarnya.. "1001 pertanyaan yang ada pada diri saya yang belum saya dapatkan dimanapun,semuanya ada disini.."
tak lama,ayahnya masuk Islam..

Kisah selengkapnya yang masih jauh lebih seru ada di buku ini

Maaf itu gak tau foto siapa, habis search di internet,yang aku maksud judul bukunya lho yaa :DD

Subhanallah kalau denger penuturan langsung dari beliau..
kalau susah cari bukunya,bisa pinjem aku kok
Hahaha semoga bermanfaat teman teman
gak seru kan kalau aku ceritain semuanya disini..

sekedar info juga, setiap enam bulan sekali, Masjid Al Falah mengadakan kajian yang diisi oleh mantan pemeluk agama lain guna menambah rasa syukur kita yang sudah sejak lahir sebagai Muslim. Alhamdulillah

Monday, December 24, 2012

Jogjakarta

Alhamdulillah sedah pulang..
habis dari Jogjakarta
kemana aja?

ceritanya habis konser Sheila On 7 yang pulang malam malam dan membuat aku dimarahin mas
besoknya ambil rapot langsung tancap gas ke jogja
sampai jogja jam 4 pagi dan shalat subuh distasiun tugu
tapi bukan berarti naik kereta ini, karena di Jogja ga ada saudara,jadi bakal ribet kalau mau kemana mana,makanya kami naik mobil.

selepas stasiun yang uapik dan bersih banget, langsung meluncur ke UGM
liat masjid,makan,belanja
terus menuju ke Keraton Jogjakarta samapi mules
akhirnya kesampaian juga ke Borobudur yabg ruamee
terakhir sampai di Malioboro selepas Isya'

Jogja keren banget :DD
Subhanallah
mesti gini ya kalau habis keluar surabaya
sadar kalau di Indonesia buanyak banget tempat yang bagus dan keren
jadi kenapa harus keluar negeri kalau di negeri sendiri keajaibannya luar biasa?