Skip to main content

Saksikanlah Bahwa Aku Seorang Muslim

Dan hari ini juga, masih di Masjid yang sama, aku untuk pertama kalinya menyaksikan seseorang berikrar dua kalimat syahadat menyatakan diri masuk Islam

judul di atas,kalau gak salah judul bukunya Salim A. Fillah

Subhanallah..
kau akan tau bagaimana rasanya jika berada disana
bagaimana kau terharu menyaksikan orang yang sungguh berikrar diri kepada Allah S.W.T

Suasana Pembacaan Dua Kalimat Sahadat
Terharu..
itulah yang aku rasakan..
aku hanya merasa, mengapa?
mengapa Allah begitu baik kepadaku sehingga menjadikanku lahir di tengah keluarga Islam?
dan mengapa? mengapa Allah tidak membiarkanku menjadi seorang kafir?
dan mengapa banyak sekali nikmat Allah tentang iman ini yang sering aku sia-siakan dan menggantinya dengan kenikmatan dunia?

aku tak perlu seperti orang itu..
mencari jalan yang lurus, jalan cinta abadi..

Subhanallah..
sungguh indah merayakan diri sebagai seorang muslim..

seperti yang ditanyakan Umar kepada Nabi
 "Hai Rasulullah, dulu sebelum menjadi muslim,aku adalah seorang sudagar kaya. kini setelah aku menjadi muslim, jabatan apa yang kau tawarkan padaku?"
dan kalau tidak salah, jawabannya adalah sebagai penghuni surga.

dan juga kisah Bilal Bin Rabah
ia memang hanya seorang budak
namun karena taqwanya, kakinya yang masih menginjak bumi saat itu, telah terdengar namanya samapai ke Surga.

Zuhud adalah kuncinya kawan,
biarkanlah kenikmatan dunia itu pergi..
harta, kekayaan,kedudukan, jika ia hanya akan menyesatkan kita biarlah itu pergi..

seperti kata pak Yusuf Ismail yang kehidupannya jauh drastis sejak ia menjadi muslim, tapi ia yakin bahwa yang ia tuju adalah Surga Akhirat bukan Surga Dunia.
dan seperti kata pak Bangon Samudra yang juga muallaf, awalnya ia diusir dan menjadi pedagang kerupuk dan supir taksi, namun apa? Allah mengangkat derajatnya..
menjadi Cak Surabaya, Penyiar TVRI, dan kini menjadi seorang aktivis dakwah..

"Dan Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah amat dekat" - Al Baqarah 214

Comments

Popular posts from this blog

sakit

Setiap manusia pasti diuji
dan itu adalah pasti

mungkin ujian terberat adalah ketika diberi kemudahan
karena dengan kemudahan, kadang kala kita jadi mudah meremehkan orang lain

Allah sudah memerintahkan untuk berdoa
berdoa memohon yang terbaik

Kadangkala sebagai penonton, kita mudah mengatakan
"Sabar ya...insyaAllah ada jalan keluarnya"

Namun ketika kita sebagai pemain, kita seolah susah menerapkan kesabaran

ini adalah tahun kesekian bagiku untuk melewati ujian ini lagi
sakit. Yang tidak mudah untuk aku jelaskan

kondisiku menjadi berbeda dengan orang lain
dan terkadang aku merasa iri dengan mereka yang normal-normal saja

lalu aku tersadar, mungkin ini adalah jalan yang mudah bagiku untuk membuka pintu surga bernama "kesabaran"

iya. Kesabaran

Betapa banyak cerita tentang hamba Allah yang diuji berbagai hal dan sabar dan mereka menjadi terangkat derajatnya dihadapan Allah.

sakit. Tidak apa-apa.
aku memang kurang normal jika dibandingkan orang lain
tetapi itu berarti …

Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dik…

Telepon Hari Ini

"Dek, lakukan apa yang ingin kamu lakukan dalam kebaikan, raih apa yang ingin kamu raih, selesaikan apa yang ingin kamu selesaikan, pelajari semua yang adik ingin pelajari, karena setelah menikah, kamu akan terikat, waktumu tidak akan banyak untuk dirimu lagi. Dan adik harus ingat, jangan takut menikah, tidak semua pernikahan akan berakhir seperti ibuk."

What I have to say?

Something like, I do believe that setiap orang tua ga ingin lihat anaknya sedih. Ga mungkin juga orang tua menghalang-halangi kebahagian anaknya. Mereka hanya ingin menjaga dan memastikan kita ada dalam tempat dan kondisi yang semestinya.

Apalagi seorang ibu.

Tidak mungkin seorang ibu akan mudah melepas anak perempuannya begitu saja. Naluri dan perasaan ibu itu kuat. Maka, aku akan lebih memilih apa kata ibuku daripada perasaanku sendiri.