Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dikafankan dan dimakamkan secara Islam.

Subhanallah..

simaklah ayat ini:
“Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah.”-Al Baqarah 120

dan benar, Yusuf Ismail Al-Hadid adalah nama pembicara ini. beliau terdidik dalam lingkungan nasrani kental dan merupakan keluarga misionaris. beliau kini tinggal di gunung kidul dan memiliki sebuah pondok pesantren gratis dan pusat rehabilitasi aqidah.

Ponpes Al-Hadid Gunung Kidul
beliau lahir dan besar di Jakarta. namung mengapa memilih gunung kidul?
karena disinilah salah satu sasaran umat Nasrani dalam misionarisnya. Beliau tidak akan mudah mengislamkan orang, karena prinsipnya adalah jika seseorang ingin masuk islam, harus benar dulu aqidahnya, bukan hanya tentang membaca syahadat. namun hatinya juga harus benar.

perlu diketahui teman, bahwa banyak tempat pengikraran untuk menjadi Islam namun jarang sekali tempat pembinaan menjadi muslim yang baik. dan Masjid Al Falah menyediakan pembinaan bagi siapapun yang memeluk islam untuk menjadi muslim yang baik.

pak Yusuf ini bercerita,sejak kelas 4 SD ia telah menjadi penginjil dan diajarkan untuk memilih milih orang Islam yang mampu ditarik keagamanya yang dulu(ciri cirinya: wajah muram,penuh keluh,gelisah,jarang shalat)
dulu ia sangat membenci Islam,dan bagi agamanya, Al Quran adalah buku kegelapan. Ha banget

awal keislamannya,dimulai dari ayahnya yang memimpin 5 gereja di Jakarta.
ayahnya yang berhasil membujuk seseorang  bernama Abdullah untuk memeluk agamanya yang dulu. saat dilakukan copot mencopot atribut muslim di rumah Abdullah,seperti kaligrafi,tulisan Allah-Muhammad,dll.
saat mencopot sebuah kalimat syahadat, kalimat itu robek dan ayahnya bertanya apa arti dari tulisan itu.
Abdullah menjawab..

"Tidak ada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad utusan Allah.."

dan kata-kata itu terus terngiang di telinga Ayahnya saat di perjalanan pulang, istirahat, mau tidur, berdoa, dan ketika mengisi khutbah di gereja. Ayahnya pun punya ide,siapa tahu dengan membaca buku Islam kata kata itu menjadi hilang.

ayahnya membeli buku "Hidup Sesudah Mati"
ia terkejut, mengapa Islam menceritakan kehidupan sesudah mati? tentang pertanggung jawaban amal, surga dan neraka, karena sepengetahuannya, setiap orang Nasrani yang meninggal akan masuk surga.
sesudah tertegun dengan buku tersebut, ia membeli Al Quran terjemahan dan mencoba menggali apa benar buku itu.

selesai membaca terjemahan Al Fatihah, ia melanjutkan ke Al Baqarah, Ali Imran, An Nisaa, dan seterusnya hingga An Naas, tidak ada komentar, ia kembali membaca terjemahan Al Quran hingga total sebanyak 7 kali.
dan komentarnya.. "1001 pertanyaan yang ada pada diri saya yang belum saya dapatkan dimanapun,semuanya ada disini.."
tak lama,ayahnya masuk Islam..

Kisah selengkapnya yang masih jauh lebih seru ada di buku ini

Maaf itu gak tau foto siapa, habis search di internet,yang aku maksud judul bukunya lho yaa :DD

Subhanallah kalau denger penuturan langsung dari beliau..
kalau susah cari bukunya,bisa pinjem aku kok
Hahaha semoga bermanfaat teman teman
gak seru kan kalau aku ceritain semuanya disini..

sekedar info juga, setiap enam bulan sekali, Masjid Al Falah mengadakan kajian yang diisi oleh mantan pemeluk agama lain guna menambah rasa syukur kita yang sudah sejak lahir sebagai Muslim. Alhamdulillah

Comments

  1. wah, Rahma dateng ya hari minggu kemarin, aku pengen banget dateng lo aktu itu,ketutup tugas kuliah jadi ngeweh deh -_-

    ReplyDelete
  2. Pingin datang. bisa kasih tau biasanya tanggal apa aja? bahagianya terlahir dan punya kesempatan untuk hidap dalam keislaman yang utuh :)

    ReplyDelete
  3. insyaAllah kalau sudah ada jadwalnya saya kasih tahu :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts