Skip to main content
Pernahkah kamu marah dang ingin meledak-ledak?
Atau kamu pernah kecewa, sedih tapi tak tau apa yang membuatmu merasa demikian?
Atau kamu marah tapi kamu ga bisa mengungkapkan rasa marahmu ke orang yang membuatmu marah?


Bahagia itu kita yang ciptakan sendiri. 
Dan sebenanrnya, cuma kamu yang tau gimana caranya memperbaiki perasaanmu.

Kalau ada beribu orang yang berusaha menghiburmu, berusaha memotivasimu, tapi kamu tak ada keinginan untuk move on dari hal yang membuatmu sedih, ya perasaanmu akan tetap sama, sedih dan kecewa. Sekali lagi, bahagia itu kita yang ciptakan sendiri.

Hal yang paling sering aku lakukan ketika sedih adalah self talking.
Berbicara dengan diriku sendiri.Mungkin bukan berbicara lebih tepatnya, melainkan aku berusaha memperbaiki emosiku lewat menuliskan perasaan-perasaanku dan alasan yang membuat aku sedih.

Self talking ini sangat membantu bagiku. Aku bisa menguraikan satu per satu, detail, hal yang mebuat aku sedih. Seteleh semuanya tumpah, baru perlahan aku berpikir dan menuliskan alasan mengapa aku tak boleh sedih karena hal itu. Lalu aku lanjutkan dengan menuliskan hal-hal yang memungkinkan untuk menjadi solusi. Dengan bahasku sendiri tentunya. Dengan bahasa yang aku mengerti, bahasa yang sangat membuatku nyaman. Biasanya self talking ini aku awali dengan linangan air mata dan aku akhiri dengan senyuman lega karena bisa menumpahkan perasaanku.

Sangat manusiawi ketika kita ingin didengar, ketika kita ingin menumpahkan perasaan yang sudah kita tahan sendiri, tetapi jika kita tak bisa menceritakan itu ke orang lain karena hal itu sangat rahasia untuk kita, self talking ini adalah obatnya. Kamu sebagai pencerita sekaligus kamu sebagai pendengar.

Selain self talking, hal lain yang aku lakukan ketika sedih adalah lari.
Bukan lari dari masalah, melainkan lari dalam artian yang sesungguhnya.
Entahlah, walau lari tak se-melega-kan self talking, dan walau ketika lari aku masih terus memikirkan hal yang membuat aku sedih, selesai lari biasanya aku bisa tertawa untuk beberapa waktu.
Mungkin, ketika lari, ada kelenjar yang mengeluarkan hormon kebahagiaan *mungkin*

Atau sebenarnya, yang paling bikin lega adalah bisa mengutarakan langsung kesedihan atau kekecewaan kepada orang yang menyebabkan kesedihan dan kekecewaan itu. Walau ini agak berat karena ga semua orang bisa jujur ke orang lain. Bagusnya hal ini adalah, ketika kita bisa bilang langsung ke orang yang membuat kita sedih, dia akan sadar, dan kita bisa cari solusi bareng dia yang bikin sedih.

Mungkin kamu ingin mencoba untuk belajar sebagai pelarian atas kesedihan-kesedihanmu? Cara ini beberapa kali berhasil walau sering juga ga berhasil. Belajar disini dalam arti sesungguhnya, bawa buku, baca, sambil baca buku, lupain semua kemarahanmu, lupain semua orang yang bikin kamu kecewa.
Seringkali kalau materi pelajarannya berat dan susah, cara ini akan berhasil bikin lupa untuk beberapa waktu. Tapi, ya balik itu lagi, setelah ga belajar, biasanya akan inget lagi.

Semua orang berhak sedih sebagaimana semua orang juga berhak gembira.
Tapi sekali lagi, bahagia itu kita yang ciptakan sendiri.
Kamu yang tau tentang dirimu, kamu yang tau gimana caranya untuk ga memperpanjang kesedihanmu. Udah memasuki usia 20-an, ga jaman lagi buat ngambek terus-terusan yang pada akhirnya akan merusak mood berhari-hari.
Banyak kok hal yang masih perlu dipikirin, banyak juga hal yang harus dilakuin. Jadi, selamat mengenali dirimu lebih dalam, cari tau apa obat terbaik untuk menyembuhkan hatimu yang sakit. Semoga Allah mudahkan kita untuk menjadi insan yang terus lebih baik, Aaamiin.

Comments

Popular posts from this blog

Syahadat Mematahkan Salib Pendeta

Bismillahirahmanirahim
hari ini,30 desember 2012,di Masjid Al Falah Surabaya, aku menyaksikan kesaksian seorang mantan Pendeta yang menjadi muslim dan menjadi ustadz saat ini.

dimulai dengan video perdebatan mantan muslim dan mantan nasrani yang ha banget
lalu sebuah cerita nyata tentang saudara kita seorang yang baru masuk islam,ayahnya seorang hindu dan ibunya seorang aktivis gereja, ia ketahuan shalat malam oleh ayahnya,dan hari pertama seluruh alat shalatnya dibakar, tidak jera,ia kembali shalat, hari kedua rambutnya dipangkas oleh ayahnya,tak jera lagi,ia kembali shalat dan hari ketiga itulah ia diikat oleh rantai,hingga akhirnya meninggal dunia. adiknya yang juga ingin masuk Islam,lari ke masjid Al Falah dan melaporkan hal ini.
taukah kawan? jasad saudari kita ini di semayamkan di gereja lalu di bakar secara ngaben,namun, wajahnya (kepala) tak mampu terbakar,bahkan tergores pun tidak. hingga ayahnya jengkel dan membawanya ke guru agama Islam putrinya dan disanalah, kepalanya dik…

sakit

Setiap manusia pasti diuji
dan itu adalah pasti

mungkin ujian terberat adalah ketika diberi kemudahan
karena dengan kemudahan, kadang kala kita jadi mudah meremehkan orang lain

Allah sudah memerintahkan untuk berdoa
berdoa memohon yang terbaik

Kadangkala sebagai penonton, kita mudah mengatakan
"Sabar ya...insyaAllah ada jalan keluarnya"

Namun ketika kita sebagai pemain, kita seolah susah menerapkan kesabaran

ini adalah tahun kesekian bagiku untuk melewati ujian ini lagi
sakit. Yang tidak mudah untuk aku jelaskan

kondisiku menjadi berbeda dengan orang lain
dan terkadang aku merasa iri dengan mereka yang normal-normal saja

lalu aku tersadar, mungkin ini adalah jalan yang mudah bagiku untuk membuka pintu surga bernama "kesabaran"

iya. Kesabaran

Betapa banyak cerita tentang hamba Allah yang diuji berbagai hal dan sabar dan mereka menjadi terangkat derajatnya dihadapan Allah.

sakit. Tidak apa-apa.
aku memang kurang normal jika dibandingkan orang lain
tetapi itu berarti …

Jogjakarta

Alhamdulillah sedah pulang..
habis dari Jogjakarta
kemana aja?

ceritanya habis konser Sheila On 7 yang pulang malam malam dan membuat aku dimarahin mas
besoknya ambil rapot langsung tancap gas ke jogja
sampai jogja jam 4 pagi dan shalat subuh distasiun tugu
tapi bukan berarti naik kereta ini, karena di Jogja ga ada saudara,jadi bakal ribet kalau mau kemana mana,makanya kami naik mobil.

selepas stasiun yang uapik dan bersih banget, langsung meluncur ke UGM
liat masjid,makan,belanja
terus menuju ke Keraton Jogjakarta samapi mules
akhirnya kesampaian juga ke Borobudur yabg ruamee
terakhir sampai di Malioboro selepas Isya'

Jogja keren banget :DD
Subhanallah
mesti gini ya kalau habis keluar surabaya
sadar kalau di Indonesia buanyak banget tempat yang bagus dan keren
jadi kenapa harus keluar negeri kalau di negeri sendiri keajaibannya luar biasa?